Keluarga Tercinta



Disini aku beridiri karna dirimu "IBU" kau memang manusia yang mulia, derajatmu lebih besar di banding ayah,

semenjak aku lahir, menyusui, memberikanku makan, menyekolahkanku, sampai saat ini, begitu besar hutang jasa yang harus aku tebus, untuk membahagiakanmu"IBU",
maafkan aku kalau selama ini aku belum menujukan itu semua, aku berdosa ibu yang telah membuatmu tersakiti oleh kelakuanku selama ini,
Aku Inginkan ayah dan Ibu bahagia dunia Akhirat,
aku akan berjani demi keluarga Tercinta, aku akan berusah menjadi orang - orang yang kau senangi atau membanggakan dirimu,


Berlari menuju keberhasilan dan membuat keluarga ku tercinta bahagia, Itu adalah cita-cita ku yang pertama
raga hidupku, hanya untuk Keluargaku,
berubah jalan pikiranku untuk syarat dari kunci kesuksesan.

Cintaku Mengapa Begini

Cinta sangatlah kejam di mataku, tak ada rahasia selain yang aku ketahui,


aku tidak mengerti dengan hidupnya, begitu sulit aku menembus bilik hatinya, Sekian banyak rasa yang aku tumpahkan pada dirinya namun tidak jua aku temukan cinta sejati darinya,
Cinta memanglah sangat membutuhkan dengan kehidupan, sehingga kehidupan dapat ter'elakan saat cinta itu menghancurkannya, sebagaimana diriku padamu berhari-hari ku ucapkan kalimat "AKU CINTA KAMU" kenapa kau pun tidak sebaliknya, kau malah mengencam cintaku,
Bila kebahagiankmu bukanlah di tanganku, pergilah dari dari hidupkan temukan cinta sejatimu, Hatiku bukan tempat penyimpangan, bukan pula tempat mencoba,
Aku harap kau mau memberikan isi hatimu yang sebenarnya, biar aku tak jauh ditelan kesakitan oleh sikapmu saat ini, aku rela bila ini benar - benar terjadi,
karna aku tahu cinta yang sebenarnya,

Hidupku

Hidup begitu sulit dimengerti sekan aku tak tahu lagi kemana arah hidupku. aku ingin sekali membuat orang yang disekelilingku bahagia dan tersenyum padaku,selangkah demi selangkah aku ingin menemukan kehidupan ku yang sebenarnya, menjanjikan keberhasilan di masa depan dan menjemput kebahagian yang takkunjung datang.
saat ini aku terbaring lemah tanpa gairah, ingin rasanya aku berhenti sejenak melihat dunia ini, ya allah ampuni hambamu yang mana telah jauh meninggalkan perintahmu, aku tahu kau masih sayang padaku sehingga mengingatkan aku agar kembali ke jalanmu dengan memberikan cobaan ini,'
tak ada arti bila hanya melihat dan berharap tanpa beusaha "ITU Arti kehidupan ku yang sebenarnya,

Berjuang atau menyerah itu yang bimbang saat ini dipikiranku, namun seruan   semangat demi semangat dari orang sekitar telah di lontarkan di telingaku, Berharap aku mampu menjemput impian itu.